Perlukah Menggunakan VR Untuk Proses Rekrutmen?
Tidak ada yang bisa menahan perkembangan teknologi, baik untuk kebutuhan personal maupun bisnis seperti saat ini. Bahkan beberapa perusahaan sudah ada yang benar-benar menerapkan penggunaan teknologi untuk semua bagiannya, termasuk divisi HR. Misalnya saja dengan memanfaatkan Virtual Reality Assessment Indonesia dalam melakukan proses rekrutmen, pelatihan, dan sebagainya.
VR untuk HR? Memangnya bisa?
Mungkin masih banyak yang merasa bahwa hal ini aneh, apalagi mengingat VR sering diidentikkan dengan permainan komputer atau kegiatan entertain lainnya. Namun sebenarnya sudah cukup banyak perusahaan yang menggunakan teknologi VR untuk training dan juga proses rekrutmen karyawan.
Menurut informasi yang ada dalam situs samsung, salah satu perusahaan yang sudah menggunakan teknologi ini adalah British Army. Perusahaan tersebut selalu mengalami kendala saat mengadakan proses rekrutmen hingga akhirnya membuat 4 buah VR yang kemudian diunggah dalam Youtube 360. $ VR yang dibuat yaitu:
- Combat training
- Adventure training
- Tank training
- Parachute training
Hasil dari penggunaan VR ini luar biasa, karena perusahaan ini kemudian menerima jumlah pelamar pekerjaan meningkat hingga 65% di bulan pertama dan 45% di bulan ke dua.
Sementara itu, dalam situs CNN Business disebutkan perusahaan lain yang menggunakan teknologi VR adalah Deutsche Bahn. Perusahaan ini bahkan sudah menggunakan teknologi ini sejak beberapa tahun yang lalu. VR yang digunakan yaitu berisikan informasi mengenai pekerjaan. Bukan dalam bentuk tulisan, melainkan kandidat karyawan dapat langsung merasakan seperti apa dan bagaimana pekerjaan yang nantinya akan dilakukan jika diterima pada posisi tersebut.
Sebenarnya, penggunaan VR sebagai teknologi untuk mendukung proses rekrutmen memang sangat diperlukan, terutama bagi perusahaan yang ingin menarik minat para milenial. Mengapa? Karena berdasarkan hasil survey yang pernah dilakukan oleh linkedin dengan melibatkan lebih dari 14.000 profesional, banyak yang tidak benar-benar mengenal perusahaan dan tidak bisa membayangkan seperti apakah bekerja di sebuah perusahaan. Dengan bantuan VR yang disediakan perusahaan, maka mereka bisa secara langsung mengenal dan melihat langsung seperti apakah perusahaan tersebut dan bagaimana suasana kerja di dalamnya.
Memang terlihat sederhana, tetapi generasi milenial saat ini sudah sangat bergantung pada teknologi. Selain dapat lebih mudah memperkenalkan perusahaan Anda pada mereka, VR juga dapat lebih menarik minat para pelamar kerja. Sebab, perusahaan akan dianggap lebih inovatif, kreatif, dan menyenangkan.