Napas Terasa Bau Logam. Apa Ya Penyebabnya?

Sakit GigiNapas atau mulut terasa berbau logam? Melansir dari website Alodokter, napas yang berbau logam biasanya bisa jadi terindikasi menderita infeksi saluran pencernaan bagian atas atau penyakit gusi. Umumnya, kondisi ini disebabkan karena hal yang ringan dan bisa menghilang dengan sendirinya.

Namun, bisa juga disebabkan karena penyakit sehingga membutuhkan penanganan medis. Yuk, kita cari tahu penyebab yang dapat mengakibatkan napas berbau logam di kelanjutan artikel ini!

Infeksi

Seperti penjelasan di atas, napas yang berbau logam ternyata diakibatkan oleh infeksi saluran pencernaan atas, sinusitis, pilek, dan infeksi telinga tengah. Kondisi ini dapat menyebabkan kelainan pada indera perasa dan indera penciuman. Selain menimbulkan bau napas, kondisinya juga menyebabkan batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, dan lainnya. Umumnya, napas bau logam ini hilang setelah infeksi sembuh.

Penyakit Gusi

Tidak hanya itu, napas yang bau logam juga bisa disebabkan oleh infeksi gigi, radang gusi, dan periodontitis (penyakit gusi karena peradangan yang terdapat di jaringan penyangga gigi). Kondisi ini terjadi karena tidak menjaga kesehatan dan kebersihan gigi sehingga mengakibatkan sakit gusi, bau mulut, gusi bengkak dan mudah berdarah. Untuk mengatasinya, maka sebaiknya sikat gigi secara teratur dan periksa gigi ke dokter setiap enam bulan sekali.

Gangguan Sistem Saraf dan Otak

Pasien yang menderita gangguan sistem saraf dan gangguan otak ternyata berisiko mengalami napas bau logam. Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan kondisinya seperti tumor otak, cedera otak, multiple sclerosis, penyakit parkinson, stroke, bell’s palsy, demensia, alzheimer, dan lain sebagainya. Kondisinya mengakibatkan otak menafsirkan sinyal yang salah dari indera perasa.

Paparan Bahan Kimia

Terpapar bahan kimia seperti merkuri, timbal, insektisida, dan lain sebagainya dalam kadar yang tinggi dan dalam jangka waktu lama ternyata dapat menyebabkan napas dan mulut berbau logam. Bukan cuma napas dan mulut yang bau, tapi paparan dari bahan kimia ini juga bisa mengakibatkan komplikasi yang serius untuk kesehatan.

Itu dia beberapa hal yang dapat menyebabkan napas dan mulut berbau logam. Untuk menyamarkan bau yang ditimbulkan ini sebaiknya sikat gigi setelah makan, cukupi kebutuhan cairan tubuh, makan dengan sendok kayu atau plastik, kunyah permen karet bebas gula, dan konsumsi makanan yang mengandung rempah-rempah.

Apabila kondisinya tidak kunjung membaik setelah dilakukan berbagai hal di atas, maka sebaiknya langsung konsultasikan ke dokter umum di RS Premier Jatinegara. Untuk info lebih lanjut bisa cek di situs atau media sosial RS Premier Jatinegara.