Info umum

Ini Dia 3 Perubahan Besar Aviasi karena Boeing 747

Boeing 747Lima puluh satu tahun setelah penerbangan pertamanya, armada Boeing 747-400 yang digunakan sejumlah maskapai untuk mengangkut penumpang berangsur tutup usia. Beberapa perusahaan penerbangan memang sudah menjadwalkan waktu pensiun pesawat double decker ini, akan tetapi, pandemi COVID-19 menjadi pemantik terbesar dipercepatnya penghentian operasional Boeing 747 oleh British Airways dan Qantas Juli kemarin.

Membicarakan armada ini tentu tidak bisa mengabaikan revolusi dunia penerbangan yang dipengaruhinya. Oleh sebab itu, yuk simak ulasan tiga perubahan besar aviasi karena Boeing 747.

  • Menambah kapasitas penumpang. Secara signifikan Mengutip situs CNN, model 747 menjadi pelopor armada pesawat penumpang berbadan lebar dan berlorong ganda (twin-aisle) seperti Boeing 767 dan 787 juga Airbus 330, 340, dan 350. Selain itu, model ini juga menjadi armada pesawat penumpang pertama yang memiliki tingkat dua (meskipun lantai atasnya hanya sampai di bagian sayap pesawat). Perubahan masif inilah yang membuat model 747 bisa mengangkut penumpang lebih banyak.
  • Mengubah kapasitas bandara. Dengan daya angkut yang mencapai 500 kursi, sudah pasti ukuran model 747 jauh lebih besar daripada pendahulu-pendahulunya seperti Boeing 707 dan Douglas DC-8. Hal inilah yang membuat bandara-bandara yang disinggahi 747 mau tak mau harus berbenah untuk dapat menunjang pertukaran penumpang yang dibawa oleh armada 747. Konter check-in, terminal kedatangan dan keberangkatan, landasan pacu diperluas; peralatan darat seperti mobil penarik pesawat saat pushback, truk katering makanan, dan tangki pengisian bahan bakar diganti dengan ukuran yang lebih besar.
  • Mengganti armada pengangkutan. Setengah abad lalu, perkembangan dunia aviasi sudah difokuskan pada transportasi supersonik—yakni armada yang bisa bergerak pada berkali lipat kecepatan suara. Sehingga, ketika model 747 dirakit, para ahli meyakini usia Boeing 747 sebagai kapal udara pengangkut orang tidak akan bertahan lama. Oleh sebab itu, teknisi dan desainer model 747 mencoba untuk membuktikan kehebatan pesawat ini dengan mengubahnya menjadi armada pengangkut kargo. Boeing 747-8i, seri terakhir model 747, saat ini lebih banyak digunakan perusahaan-perusahaan pengangkutan dan maskapai untuk membawa kargo melintasi beberapa benua.

Itulah dia uraian tentang 3 perubahan besar dunia penerbangan karena Boeing 747. Semoga bermanfaat! (AP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.